Pengguna Informasi Akuntansi yang Jarang Diketahui Lengkap

Pengguna Informasi
Bagikan Artikel Ini

Sebenernya siapa aja sih pihak-pihak pengguna informasi akuntansi ini? Apakah saya nantinya juga akan butuh informasi akuntansi juga yahh?

Setelah kalian belajar mengenai Pengertian Akuntansi, selanjutnya kalian harus tau dong siapa aja yang butuh informasi akuntansi ini. Terus sebenernya buat apa sih informasi akuntansi ini, kok kayaknya banyak banget yang butuh yah… Terus nanti saya kalau udah kerja atau wirausaha butuh juga nggak yah informasi akuntansi ini hehehe…

Pengguna Informasi Akuntansi

Jadi begini, Akuntansi ini diperlukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan ekonomi oleh pihak-pihak yang menyelenggarakan kegiatan akuntansi.

Pengguna Informasi Akuntansi adalah pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang.

Pengguna Informasi Akuntansi ini dibagi menjadi 2 pihak, yaitu pihak internal dan pihak eksternal.

Pihak Internal Pengguna Informasi Akuntansi

Pihak Internal Pengguna Informasi Akuntansi adalah pihak yang membutuhkan informasi akuntansi yang berasal dari dalam perusahaan. Berikut adalah pihak internal yang membutuhkan informasi akuntansi:

1 – Pemilik Perusahaan (Owners)

Pemilik menggunakan informasi akuntansi ini untuk pengambilan keputusan apakah mereka akan tetap bertahan pada pemilikan perusahaan tersebut atau harus melepaskan kepemilikan dalam perusahaan. Selain itu, pemilik juga memerlukan informasi akuntansi untuk mengetahui kondisi perusahaan pada periode tertentu, apakah perusahaan menghasilkan laba atau rugi.

2 – Manajer (Manager)

Manajer adalah orang yang diberi wewenang oleh pemilik untuk mengoperasikan perusahaan. Untuk itu manajer membutuhkan informasi akuntansi guna perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan kedepannya.

3 – Karyawan (Employee)

Karyawan juga berkepentingan untuk mengetahui profitabilitas (kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba) dan stabilitas (keseimbangan keuangan dalam perusahaan) perusahaan dimana mereka bekerja karena kelangsungan hidupnya sangat tergantung pada kondisi perusahaan tersebut termasuk pula jaminan hidup setelah mereka pensiun.

Baca Juga:   Pengertian Kas & Setara Kas dan Cara Pengendaliannya

Pihak Eksternal Pengguna Informasi Akuntansi

Pihak Eksternal Pengguna Informasi Akuntansi adalah pihak yang membutuhkan informasi akuntansi yang berasal dari luar perusahaan. Berikut pihak eksternal yang membutuhkan informasi akuntansi:

1 – Investor (Investor)

Investor adalah pihak yang menginvestasikan sejumlah uangnya ke dalam perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan berupa deviden dari perusahaan. Informasi akuntansi ini diperlukan baik oleh calon investor maupun investor. Calon investor perlu melakukan analisis resiko dan hasil pengembalian yang diharapkan dapat diterima dari rencana penanaman modal yang akan dilakukan. Setelah menjadi investor, mereka juga memerlukan informasi akuntansi untuk memonitoring kinerja perusahaan. Investor melakukan kegiatan baik perencanaan dan monitoring investasinya melalui analisis laporan keuangan perusahaan.

2 – Kreditur (Creditor)

Kreditur adalah pihak yang meminjamkan uang kepada perusahaan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan melalui pengembalian pinjaman yang disertai dengan bunga. Kreditur membutuhkan informasi akuntansi untuk menilai kemampuan debitur (Penerima Pinjaman) atau calon debitur untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman dan bunganya. Kemampuan untuk mengembalikan pinjaman ini sangat tergantung pada besarnya keuntungan (laba) dan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasi perusahaan debitur.

3 – Pelanggan (Customer)

Pelanggan adalah pihak yang membeli produk dari perusahaan baik secara tunai maupun kredit yang digunakan untuk menjalankan kegiatan operasionalnya. Pelanggan mempunyai kepentingan dengan kelangsungan hidup perusahaan terutama untuk pelanggan yang sangat membutuhkan produk-produk perusahaan dalam jangka panjang dan sulit untuk digantikan oleh produk perusahaan lainnya.

Terutama untuk perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang yang akan selalu membutuhkan bahan baku untuk produksi dan barang dagang untuk dijual, karena itu mereka membutuhkan informasi akuntansi dari perusahaan pemasok untuk mengetahui kelangsungan hidup perusahaan tersebut apakah dapat terus menjual produknya kepada mereka atau mereka harus mulai mencari perusahaan lain untuk menyetok produk.

Baca Juga:   Contoh Soal Rekonsiliasi Bank & Pembahasannya

4 – Pemasok (Supplier)

Pemasok adalah orang yang menjual produknya (barang/jasa) kepada perusahaan baik secara tunai maupun kredit agar perusahaan dapat menjalankan kegiatan operasionalnya. Pemasok memiliki kepentingan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk memenuhi utang atas pengembalian barang atau jasa dari mereka pada saat jatuh tempo. Dalam hal ini, pemasok harus melakukan analisis laporan keuangan perusahaan sebelum melakukan penjualan produk kepada perusahaan secara kredit agar mereka dapat mengetahui kemampuan perusahaan dalam membayar utangnya pada saat tanggal jatuh tempo.

5 – Pemerintah (Government)

Pemerintah membutuhkan informasi akuntansi untuk memperoleh informasi yang dapat digunakan sebagai dasar dalam menetapkan jenis pajak, jatuh tempo waktu pembayaran pajak, serta besarnya kewajiban pajak yang harus ditanggung dan dibayar oleh perusahaan tersebut dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, pemerintah membutuhkan informasi akuntansi perusahaan untuk mengetahui apakah terjadi kesalahan ataupun kecurangan dalam perhitungan dan pembayaran pajak yang dilakukan sendiri oleh perusahaan.

6 – Masyarakat (Community)

Laporan keuangan menyediakan informasi kecenderungan dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya. Informasi ini berguna untuk menilai kontribusi perusahaan terhadap ekonomi nasional misalnya jumlah orang yang dipekerjakan dan jumlah modal yang ditanamkan dalam perusahaan.

Nah… Itu dia pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi. Walaupun tujuan mereka dalam menggunakan informasi akuntansi berbeda-beda, tetapi pada akhirnya mereka sama-sama menggunakan informasi akuntansi tersebut dengan tujuan untuk pengambilan keputusan terhadap perusahaan di masa yang akan dating.

Setelah baca ini, pastinya mengerti kan kenapa informasi akuntansi itu banyak banget yang butuh dan lagi penting banget buat para pekerja dan wirausahawan. Sampai sini kalian butuh informasi akuntansi nggakk??? Hehehe…. 🙂


Bagikan Artikel Ini

Penulis dan Developer Blog Seven Accounting

Tinggalkan Balasan