Pengertian, Sejarah, Fungsi, & Keunggulan Komputer Akuntansi

Komputer Akuntansi
Bagikan Artikel Ini

Ada yang bilang, “komputer akuntansi itu pelajaran paling sulit”. Kata siapa? Yuk kenalan dulu sama komputer akuntansi. tapi sebelumnya saya ingin membagikan informasi. buat kalian yang ingin melihat artikel lain tentang komputer akuntansi bisa klik disini.

Apa sih komputerisasi akuntansi itu? Bagaimana komputerisasi akuntansi bisa ditemukan dan diterapkan pada proses pencatatan akuntansi? Memangnya apa saja yang dapat kita peroleh jika memanfaatkan komputerisasi akuntansi?

Sejarah Komputerisasi Akuntansi

Akuntansi dikemukakan pertama kali oleh Luca Pacioli pada bukunya yang bertajuk “Summa de Aritmatica, Geomatrica, Proortoni et proprortionallia”. Dalam buku itu beliau mengemuakan tentang proses pencatatan berpasangan yang dikenal dengan double entry, dari sinilah awal proses pencatatan akuntansi. Seiring waktu dan perkembangan teknologi, didukung dengan munculnya penemuan komputer, proses pencatatan akuntansi-pun ikut berkembang yakni dengan memanfaatkan teknologi komputer tersebut untuk melakukan pencatatan akuntansi dengan harapan dapat mempermudah pekerjaan akuntan di seluruh dunia. Hal lain yang melatar belakangi adanya komputer akuntansi adalah  masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaan proses akuntansi secara manual seperti:

  • Kekeliruan manusia (pekerja), yang umumnya hal ini dikenal dengan human error atau kekeliruan yang terjadi akibat dari ulah manusia yang melakukan pekerjaan tersebut (dapat berupa kesalahan pencatatan, kesalahan penghitungan, dan kesalahan-kesalahan lain yang dapat ditimbulkan oleh pekerja) baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
  • Waktu yang terlalu lama, dan
  • Banyaknya tenaga yang dibutuhkan.

Definisi Komputerisasi Akuntansi

Komputerisasi Akuntansi atau yang biasa dikenal dengan singkatan “Kompak” seringkali disalah artikan sebagai software yang digunakan dalam membantu melaksanakan proses akuntansi.

Secara bahasa komputerisasi yang berarti pemanfaatan teknologi berupa komputer, dan akuntansi yang dalam definisi umumnya berarti proses pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran, serta pelaporan terhadap dokumen keuangan yang akan digunakan dalam pengambilan keputusan. Jadi komputerisasi akuntansi dapat didefinisikan sebagai pelaksanaan proses akuntansi yang dibantu dengan memanfaatkan teknologi berupa komputer dengan tujuan membantu proses pencatatan data keuangan perusahaan.

Baca Juga:   Pengertian, Sejarah, & Edisi Aplikasi Accurate “Software Pembukuan Karya Anak Bangsa”

Fungsi Komputerisasi Akuntansi

Berdasarkan definisi komputerisasi akuntansi yang sudah ada diatas, yakni mempermudah proses akuntansi, berikut adalah manfaat yang dapat diperoleh dengan memanfaatkan komputerisasi akuntansi:

1 ~ Mempersingkat waktu pengerjaan

Dengan memanfaatkan teknologi, proses pengerjaan siklus akuntansi dapat dilaksanakan dengan hampir memotong 60% waktu yang umumnya digunakan untuk mengerjakan akuntansi secara manual.  

2 ~ Menghemat Tenaga

Dengan waktu yang lebih singkat, maka pekerja dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan dan lebih menghemat tenaga dikarenakan waktu yang tersisa dari pekerjaan sebelumnya dapat digunakan untuk mengerjakan hal yang lain.

3 ~ Menghemat biaya

Selain meningkatkan efisiensi, penggunaan komputerisasi akuntansi juga dapat memotong biaya anggaran yang sebelumnya dianggarkan untuk membayar biaya tenaga kerja, di kemudian hari dapat digunakan untuk membiayai pembelian software dan hardware, serta biaya maintenance untuk memberlakukan komputerisasi akuntansi.

Keunggulan Komputer Akuntansi

Selain manfaat, terdapat juga beberapa keunggulan komputerisasi akuntansi, yakni:

1 ~ Mudah diakses dan digunakan (user friendly)

Pada dasarnya software akuntansi dirancang untuk mempermudah pekerjaan seorang akuntan, baik yang masih amatir maupun yang sudah mahir. Selain itu, biasanya perancang software sudah menyertakan langkah langkah awal dalam penggunaan software agar nantinya pengguna bisa dengan mudah melakukan pekerjaannya.

2 ~ Akurat dalam pencatatan dan perhitungan

Dengan memanfaatkan sistem, proses pencatatan dapat di-input sedetail mungkin tanpa perlu takut adanya resiko data yang tidak diketahui asalnya, dan penghitungan yang umumnya dilakukan secara manual dan memungkinkan timbulnya banyak kesalahan (fouls), ssekarang dengan memanfaatkan teknologi dapat dikerjakan secara  akurat karena penghitungan dalam sistem yang bersifat absolut dapat memperkecil terjadinya kesalahan dalam proses akuntansi.

3 ~ Keandalan (reliabilitas)

Karena proses pencatatan yang terjadi dilaksanakan secara akurat oleh penghitungan sistem menjadikan laporan yang dihasilkan yang andal atau terpercaya.

Baca Juga:   Pengertian, Sejarah, & Edisi Aplikasi Accurate “Software Pembukuan Karya Anak Bangsa”

4 ~ Tampilan yang lebih menarik

Dengan tampilan yang lebih menarik, dapat meningkatkan semangat dalam bekerja sehingga para pekerja tidak merasa bosan. Selain itu laporan yang dihasilkan nantinya juga dapat ditampilkan dengan gambaran yang mudah dimengerti bagi orang-orang yang membutuhkan informasi akuntansi.

5 ~ Lebih aman

Dengan memanfaatkan sistem baik secara online maupun offline, penyimpanan data bisa lebih terjamin karena adanya fitur keamanan yang memungkinkan hanya beberapa orang saja yang diberi akses masuk kedalam pengolahan data tersebut, sehingga dapat digunakan untuk menjaga data perusahaan. Disisi lain adanya fitur back-up yang dapat digunakan untuk menjaga data keuangan dari peluang kehilangan ataupun kerusakan

Macam-macam Software Komputerisasi Akuntansi

Umumya perusahaan lebih sering menggunakan aplikasi dari microsoft, yakni Excel yang dianggap lebih murah karena tidak perlu membayar biaya tambahan untuk memperoleh software tersebut. Namun dalam penggunaan Excel, user atau pengguna harus bisa mengetahui fungsi/rumus yang berlaku di dalamnya, dengan begitu penggunaan Excel bisa lebih optimal dan benar-benar mempermudah pekerjaan akuntan. Selain excel terdapat banyak sekali software yang dapat digunakan untuk mempermudah proses akuntansi, baik yang berbayar maupun  gratis. Berikut adalah daftar software untuk komputerisasi akuntansi, seperti:

  • MYOB (Mind Your Own Bussines)
  • Accurate
  • DAC (DacEasy Accounting)
  • Zahir Accounting
  • K-System Indonesia
  • dan masih banyak yang lainnya

Resiko dalam Penerapan Komputerisasi Akuntansi pada Perusahaan

Meski dalam penerapannya, komputerisasi sangat membantu dalam proses pencatatan data keuangan perusahaan, namun ada beberapa hal yang dapat menjadi resiko saat perusahaan menerapkan komputerisasi akuntansi dalam pencatatannya.

1 ~ Ketidaksiapan usaha dalam penerapan komputer akuntansi

Usaha yang masih belum memiliki kebijakan akuntansi yang jelas, seperti usaha-usaha kecil akan sangat sedikit lebih sulit dalam penerapan komputerisasi akuntansi, hal ini dikarenakan dalam penerapan komputerisasi akuntansi, informasi tentang perusahaan diperlukan sangat jelas agar dapat mempermudah pencatatan data keuangan perusahaan tersebut. Selain kebijakan akuntansi, keadaan ekonomi pada suatu usaha juga sangat mempengaruhi penerapan komputerisasi akuntansi pada suatu usaha. Meski terhitung hemat biaya, namun pada perusahaan yang keadaan eknominya masih belum bisa optimal bisa menghambat dalam penerapan komputerisasi akuntansi pada usahanya.

Baca Juga:   Pengertian, Sejarah, & Edisi Aplikasi Accurate “Software Pembukuan Karya Anak Bangsa”

2 ~ Kurangnya sumber daya manusia yang memadai

Penerapan komputerisasi akuntansi sangat memerlukan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi, meski komputerisasi akuntansi sangat ramah pengguna, namun dengan permasalahan seperti gagal iptek dapat menghambat penerapan komputerisasi akuntansi pada suatu usaha.

Prospek Kerja yang Menerapkan Komputerisasi Akuntansi

Komputerisasi akuntansi memiliki prospek kerja yang besar di bidangnya, beberapa diantaranya seperti:

1 ~ Technoentepreneur

Dengan menjadi seorang entepreneur di bidang teknologi, akan sangat memerlukan bagaimana suatu sistem akuntansi dapat dijalankan, sehingga bisa menciptakan software untuk penerapan komputerisasi akuntansi.

2 ~ Desainer sistem

Untuk menerapkan komputerisasi akuntansi dalam usaha, akan diperlukan sistem yang sesuai antara komputerisasi akuntansi dengan sistem informasi akuntansi, penerapan komputerisasi akuntansi bisa lebih optimal.

3 ~ Administrator Database

Seorang yang memiliki skill pada komputerisasi akuntansi bisa menjadi nilai lebih dalam suatu perusahaan. Karena selain manjadi pengelola data keuangan, seseorang tersebut juga bisa menjadi pengelola database perusahaan.

jadi, sudah kenal kan tentang komputer akuntansi, kalau ada yang ingin ditanyakan bisa hubungi instagram atau facebook kami. jangan lupa untuk share supaya ilmu ini bisa terbagi…

Stay Productive


Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan