7 Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual Lengkap dengan Pembahasannya

Contoh Soal Persediaan
Bagikan Artikel Ini

7 Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual Lengkap dengan Pembahasannya – Agar lebih mengerti mengenai Persediaan lebih mendalam kita juga harus berlatih cara mengerjakan soal-soalnya yang mungkin akan keluar saat Ujian hehe 😊.

Sebelumnya kita telah membahas artikel tentang Metode Penilaian Persediaan; Sistem Perpetual & Periodik Lengkap, kali ini kita akan membahas tentang 7 Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual Lengkap dengan Pembahasannya.

Artikel tentang Akuntansi Keuangan Menengah selain Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual Lengkap dengan Pembahasannya dapat diakses di link berikut ini:

Akuntansi Keuangan Menengah

Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual

Contoh Soal Persediaan #1

Toko Peralatan Olahraga FIVA menjual berbagai macam raket badminton. Salah satu diantara raket yang dijual adalah raket dengan merk Super tipe X-100 yang paling banyak diminati oleh para konsumen. Data yang berhubungan dengan pembelian Super X-100 selama bulan yang bersangkutan seperti di bawah ini:

Tabel Contoh Soal Persediaan #1

Selama bulan September Toko Peralatan Olahraga FIVA telah menjual 121 buah Super X-100 kepada konsumen. Perusahaan ini menggunakan Sistem Pencatatan persediaan secara periodik.

Diminta:

  1. Hitunglah persediaan akhir Toko Peralatan Olahraga FIVA pada tanggal 30 September dan beban pokok penjualannya dengan menggunakan metode FIFO, dan Rata-Rata Tertimbang.
  2. Dari kedua metode tersebut, metode manakah yang menghasilkan laba bersih paling tinggi?

Contoh Soal Persediaan #2

Perusahaan Mandaala menggunakan sistem pencatatan persediaan secara periodik. Catatan perusahaan Mandaala selama bulan Mei terlihat seperti table di bawah ini. Selama bulan Mei Perusahaan Mandaala telah menjual barang sejumlah 65 unit.

Tabel Contoh Soal Persediaan #2

Diminta:

Hitunglah biaya perolehan persediaan akhir Perusahaan Mandaala pada tanggal 31 Mei dan beban pokok penjualaannya dengan menggunakan FIFO dan metode Rata-Rata Tertimbang.

Contoh Soal Persediaan #3

Catatan untuk pembukuan PT Andika selama bulan Juni adalah sebagai berikut:

Baca Juga:   5 Contoh Soal Piutang Wesel Beserta Pembahasannya

Tabel Contoh Soal Persediaan #3

Diminta:

  1. Hitunglah besarnya biaya perolehan persediaan akhir dan beban pokok penjualan PT Andika dengan menggunakan metode FIFO dan LIFO.
  2. Dari kedua metode tersebut, metode manakah yang menghasilkan jumlah biaya perolehan persediaan akhir paling tinggi?
  3. Dan metode manakah yang menghasilkan jumlah beban pokok penjualan yang paling tinggi? Mengapa begitu?

Contoh Soal Persediaan #4

PT Sederhana adalah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli barang dagang. PT Sederhana menggunakan Sistem Pencatatan Persediaan secara periodik. Berikut ini adalah data yang terdapat pada PT Sederhana untuk bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2011:

  • Juni 1, Persediaan barang dagang awal, 40 unit @ Rp40.000.
  • Juni 4, Pembelian barang dagang, 135 unit @ Rp44.000.
  • Juni 10, Penjualan barang dagang, 110 unit @ Rp70.000.
  • Juni 11, Retur Penjualan barang dagang, 15 unit @ Rp70.000.
  • Juni 18, Pembelian barang dagang, 55 unit @ Rp46.000.
  • Juni 18, Retur Pembelian barang dagang, 10 unit @ Rp46.000.
  • Juni 25, Penjualan barang dagang, 65 unit @ Rp75.000.
  • Juni 28, Pembelian barang dagang, 30 unit @ Rp50.000.

Diminta:

Hitunglah besarnya persediaan akhir, beban pokok penjualan, laba kotor, dan presentase laba kotor jika menggunakan metode FIFO, LIFO, dan Rata-Rata Tertimbang.

Contoh Soal Persediaan #5

CV Mulia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli barang dagang. CV Mulia menggunakan sistem periodik untuk mencatat mutasi barang dagang. Berikut ini adalah data dari CV Mulia untuk bulan Maret 2014:

  • Maret 1, Persediaan awal sejumlah 2.000 unit dengan biaya perolehannya sebesar Rp 6.000 per unit.
  • Maret 3, Pembelian barang dagang sejumlah 2.500 unit dengan biaya perolehan sebesar Rp 6.500 per unit.
  • Maret 5, Penjualan barang dagang sejumlah 2.200 unit dengan harga sebesar Rp 10.500 per unit.
  • Maret 10, Pembelian barang dagang sejumlah 4.000 unit dengan biaya perolehan sebesar Rp 7.200 per unit.
  • Maret 20, Pembelian barang dagang sejumlah 2.500 unit dengan biaya perolehan sebesar Rp 8.000 per unit.
  • Maret 30, Penjualan barang dagang sejumlah 5.000 unit dengan harga sebesar Rp 12.500 per unit.
Baca Juga:   2 Metode Penghapusan Piutang Usaha Lengkap

Diminta:

Hitunglah nilai beban pokok penjualan dan nilai persediaan akhir yang akan dilaporkan dalam neraca dengan menggunakan metode berikut ini:

  1. Metode Identifikasi Khusus, dengan asumsi (1) Penjualan 5 Maret terdiri dari 1.100 unit dari persediaan awal barang dagang 1 Maret, dan sisa unitnya berasal dari pembelian barnag dagang tanggal 3 Maret; dan (2) Penjualan barang dagang pada tanggal 30 Maret terdiri dari 450 unit Persediaan awal barang dagang, 550 unit dari pembelian barang dagang tanggal 3 Maret, 2.900 unit dari pembelian barang dagang tanggal 10 Maret, dan sisanya dari pembelian barnag dagang tanggal 20 Maret.
  2. FIFO
  3. Rata-Rata Tertimbang

Contoh Soal Persediaan #6

Berikut ini adalah data mengenai barang dagangan PT JUALAN BMX selama bulan Januari 2011:

  • Persediaan barang dagangan, 1 Januari, 20 Unit @ Rp5.000.
  • Penjualan barang dagangan, 5 Januari, 15 Unit @ Rp9.000.
  • Pembelian barang dagangan, 14 Januari, 30 Unit @ Rp5.400.
  • Penjualan barang dagangan, 18 Januari, 25 Unit @ Rp9.300.
  • Pembelian barang dagangan, 25 Januari, 40 Unit @ Rp6.500.
  • Penjualan barang dagangan, 28 Januari, 35 Unit @ Rp9.800.

PT JUALAN BMX menggunakan sistem perpetual untuk mencata mutasi persediaan barang dagangan. Pada tanggal 31 Januari 2011, persediaan barang dagangan yang tersedia sebesar 15 Unit.

Diminta:

Tentukanlah berapa biaya perolehan persediaan barang dagangan akhir dan beban pokok penjualan, apabila perusahaan menggunakan metode FIFO, LIFO, dan Rata-Rata Bergerak.

Contoh Soal Persediaan #7

Berikut ini adalah informasi mengenai persediaan barang dagang awal, pembelian barang dagang, dan penjualan barang dagang pada perusahaan dagang METRO POWER selama tiga bulan:

  • Juli 1, Persediaan barang dagang awal, 000 unit @ Rp6.100.
  • Juli 8, Pembelian barang dagang, 000 unit @ Rp6.150.
  • Juli 20. Penjualan barang dagang, 000 unit @ Rp7.000.
  • Juli 31, Penjualan barang dagang, 000 unit @ Rp7.000.
  • Agustus 8, Penjualan barang dagang,   000 unit @ Rp7.100.
  • Agustus 10, Pembelian barang dagang, 000 unit @ Rp6.200.
  • Agustus 27, Penjualan barang dagang, 000 unit @ Rp7.200.
  • Agustus 30, Penjualan barang dagang, 000 unit @ Rp7.150.
  • September 5, Pembelian barang dagang, 000 unit @ Rp6.050.
  • September 13, Penjualan barang dagang, 000 unit @ Rp7.000.
  • September 22, Pembelian barang dagang, 000 unit @ Rp6.000.
  • September 30, Penjualan barang dagang, 000 unit @ Rp7.000.
Baca Juga:   Pengertian, Sistem, & Jurnal Kas Kecil

Diminta:

  1. Catatlah informasi persediaan barang dagang awal, pembelian barang dagang, dan penjualan barang dagang ke dalam kartu persediaan barang dengan menggunakan sistem perpetual dan metode First In First Out (FIFO).
  2. Tentukan total penjualan dan total beban pokok penjualan barang dagang dari METRO POWER selama tiga bulan tersebut. Lalu buatlah jurnal yang digunakan untuk mencatat hasil penjualan dan beban pokok penjualan tersebut, dengan asumsi semua penjualan dilakukan secara kredit.
  3. Tentukan laba kotor dari METRO POWER untuk periode tiga bulan di atas.

Pembahasan Contoh Soal Persediaan

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #1

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #1 - Stock Opname
Pembahasan #1 – Stock Opname
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #1 - Alasan
Pembahasan #1 – Alasan

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #2

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #2 - Stock Opname
Pembahasan #2 – Stock Opname

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #3

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #3 - Stock Opname
Pembahasan #3 – Stock Opname
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #3 - Alasan
Pembahasan #3 – Alasan

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #4

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #4 - Stock Opname
Pembahasan #4 – Stock Opname
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #4 - Stock Opname FIFO
Pembahasan #4 – Stock Opname FIFO
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #4 - Stock Opname LIFO
Pembahasan #4 – Stock Opname LIFO
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #4 - Stock Opname Rata-Rata Tertimbang
Pembahasan #4 – Stock Opname Rata-Rata Tertimbang

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #5

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #5 - Stock Opname
Pembahasan #5 – Stock Opname
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #5 - Stock Opname Identifikasi Khusus
Pembahasan #5 – Stock Opname Identifikasi Khusus
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #5 - Stock Opname FIFO
Pembahasan #5 – Stock Opname FIFO
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #5 - Stock Opname Rata-Rata Tertimbang
Pembahasan #5 – Stock Opname Rata-Rata Tertimbang

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #6

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #6 - Kartu Persediaan FIFO
Pembahasan #6 – Kartu Persediaan FIFO
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #6 - Kartu Persediaan LIFO
Pembahasan #6 – Kartu Persediaan LIFO
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #6 - Kartu Persediaan Rata-Rata Bergerak
Pembahasan #6 – Kartu Persediaan Rata-Rata Bergerak

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #7

Pembahasan Contoh Soal Persediaan #7 - Kartu Persediaan FIFO
Pembahasan #7 – Kartu Persediaan FIFO
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #7 - Jurnal Umum
Pembahasan #7 – Jurnal Umum
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #7 - Laba Kotor
Pembahasan Contoh Soal Persediaan #7 – Laba Kotor

Nahh, itulah artikel tentang 7 Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual Lengkap dengan Pembahasannya, jika ada yang ingin ditanyakan mengenai materi bisa menghubungi instagram atau facebook kami 😊.

Jangan lupa untuk share artikel Contoh Soal Persediaan Sistem Periodik & Perpetual Lengkap dengan Pembahasannya ini ke teman-teman kalian, agar ilmu ini bisa terbagi pula.

Stay Productive


Bagikan Artikel Ini

Penulis dan Developer Blog Seven Accounting

Tinggalkan Balasan